Tips dan Trik Modif Mobil di Game Car Parking Multiplayer 2

Punya mobil yang keren merupakan salah satu “wishlist” para gamers di game Car Parking Multiplayer 2. Dengan mobil yang kelihatan keren, kalian bisa “pamer” ke teman-teman kalian dan bahkan memenangkan racing!
Tidak hanya mobil yang keren aja, di game Car Parking Multiplayer 2 ini kalian juga harus memperhatikan kualitas mesinnya. Mobil di sini bisa kalian “modif” biar sesuai kebutuhan, mau racing ataupun nge-drift!
Pada artikel kali ini, kami akan mengajarkan kepada kalian panduan untuk modif mobil di sini. Kami juga akan mengajarkan kalian mesin-mesin yang gimana yang cocok dengan gaya bermain kalian. Penasaran? Yuk, baca artikel ini!
Memilih Engine
Di game Car Parking Multiplayer 2 ini, kalian bisa menemukan banyak engine atau mesin mobil yang bisa dibeli. Tidak semua engine ini akan cocok dengan mobil kalian atau pada semua situasi. Jadi, jangan asal-asalan memilih engine atau mesin yang punya horsepower paling tinggi.
Kalau kalian memakai mobil racing dan mau balapan, biasanya mobil-mobil seperti ini sudah punya engine yang bagus. Jadi, untuk balapan, kalian tidak usah modif lagi engine yang ada di mobil.
Biasanya, pemain yang sering modif engine adalah pemain yang hobinya di “drifting”. Untuk kategori drifting, kalian perlu mesin dengan horsepower yang tinggi. Kejar target minimal 500 horsepower biar drifting kalian bisa makin “smooth”. Salah satu engine yang cocok untuk “nge-drift adalah 2JZ.

Memilih LSD
Di game Car Parking Multiplayer 2 ini, ada 7 jenis LSD yang bisa kalian beli. Singkatnya, fungsi LSD ini adalah mentransfer power dari engine kalian ke roda. Berikut adalah penjelasan masing-masing LSD:
- LSD Open: Cocok buat kalian yang gemar main racing karena LSD Open bisa membuat ban kalian berputar dengan kecepatan berbeda.
- LSD Torsen: Hanya berfungsi untuk mobil jenis AWD dan FWD. Cocok untuk Offroad karena memberikan power yang besar. Pastikan Horsepower mobil kalian di atas 400 biar fungsinya maksimal.
- LSD 1 Way: Cocok untuk mobil yang “kebut-kebutan” atau balapan karena kalian akan bisa mengontrol mobil dengan baik.
- LSD 2 Way: Fokus saat mobil kalian melakukan akselerasi. Sangat cocok untuk mobil drag atau untuk kegiatan drag race. Bisa juga digunakan untuk drift car.
- LSD 1.5 Way: Kombinasi dari LSD 1 Way dan LSD 2 Way. Sayangnya, jadi kurang maksimal saat kecepatan tinggi ataupun melakukan akselerasi.
- LSD Electronic: Punya sensor untuk mencegah mobil kalian slip saat kehilangan kendali. LSD ini lebih mengutamakan keselamatan daripada performa sehingga kurang cocok untuk balapan.
- LSD Activem: Mirip seperti sebelumnya, LSD ini akan mengontrol mobil kalian saat akan slip.

Tuning Suspensi
Hal berikutnya yang perlu kalian perhatikan adalah Suspensi. Nah, suspensi ini adalah pengaturan dari stabilitas mobil kalian. Ada banyak pengaturan yang ada di sini dan ayo kita bahas bersama:
- Ride Height, Inch: Seberapa tinggi posisi mobil kalian dari tanah. Buat Low agar mobil lebih stabil di jalan mulus. Jika High, maka mobil kalian akan stabil dari goncangan dan benturan.
- Springs, KGF/MM: Untuk mengontrol kekuatan goncangan mobil kalian. Soft membuat goncangan jadi lebih halus, tapi mobil tidak stabil sementara Stiff membuat goncangan jadi lebih keras, tapi mobil stabil.
- Bump dan Rebound: Bump dan Rebound juga sama, yakni mengontrol goncangan. Soft membuat mobil jadi lebih bergoncang sementara Stiff membuat mobil jadi lebih stabil.
- Camber: Mengontrol sudut ban. Ada 2 versi, yakni Negative dan Positive.
- Antiroll Bars, Level: Mengontrol handling dan tingkat respon dari mobil kalian. Jika kalian buat Stiff yang tinggi, maka handling dari mobil kalian akan lebih baik. Untuk mobil RWD, tingkat Stiff di depan harus lebih tinggi daripada di belakang.

Kesimpulan
Sebagai pecinta otomotif, kalian harus merasakan sendiri “feel”-nya saat memodifikasi mobil. Tidak ada tuning yang bisa cocok untuk semua jenis kondisi dan kalian sendirilah yang bisa menentukan mana yang paling pas. Contohnya, kalau kalian penggemar racing, mungkin suspensi bisa dibuat Stiff sementara untuk penggemar offroad, suspensi bisa dibuat Soft karena jalan yang relatif tidak mulus.
Selain itu, Engine sendiri juga harus kalian perhatikan. Jangan hanya berfokus ke horsepower saja karena mungkin horsepower yang tinggi tidak cocok jika kalian melakukan drag race ataupun racing.
Terakhir, jangan lupa untuk download BlueStacks biar main game Car Parking Multiplayer 2 jadi lebih nyaman. Layar yang lebar jelas akan membuat pengalaman bermain jadi terasa lebih real! Apalagi kalian juga bisa pasang device tambahan seperti “setir analog” biar kerasa nyetir mobil sungguhan!













