Salah satu hal yang membuat Three Kingdoms: World Conquest terasa berbeda dari game strategi Three Kingdoms lainnya adalah sistem combat-nya yang berjalan real-time dan dinamis. Pertempuran tidak sekadar adu angka power, tetapi juga dipengaruhi oleh posisi pasukan, jumlah troop di area, serta keputusan pemain saat battle sedang berlangsung.

Karena itu, memahami sistem pertempuran sejak awal sangat penting, terutama bagi pemain pemula agar tidak kehilangan pasukan secara sia-sia dan bisa memaksimalkan setiap pertempuran.

Sistem Battle di World Map: Bukan Sekadar Serang dan Menang

Pertempuran di Three Kingdoms: World Conquest terbagi ke dalam beberapa jenis battlefield yang semuanya divisualisasikan secara real-time di world map. Battle bisa terjadi saat menyerang City, Alliance Building, Fortress, hingga pertempuran terbuka seperti Garrison Battle, Pursuit Battle, dan Ambush Battle.

Menariknya, kalah dalam pertempuran di Main City tidak akan langsung menyebabkan kerugian besar pada officer dan pasukan penjaga kota. Ini memberi ruang bagi pemain untuk belajar dan bereksperimen tanpa takut akun langsung hancur di early game.

blog-image-tkwc_combat_guide_bluestacks_id_01

Flank Attack: Kunci Penting di Setiap Pertempuran

Salah satu mekanik paling krusial dalam combat adalah Flank Attack. Sistem ini aktif ketika satu sisi memiliki jumlah pasukan lebih banyak di suatu area. Pasukan dengan keunggulan jumlah akan secara otomatis melakukan serangan dari samping atau belakang ke musuh yang jumlahnya lebih sedikit.

Flank Attack mendukung hingga empat pasukan di satu area. Jika jumlah pasukan melebihi batas ini, pasukan tambahan tidak akan bisa ikut bertempur. Saat terkena flank, pasukan akan menerima damage dari beberapa arah sekaligus, sementara damage yang mereka hasilkan justru berkurang.

Karena itu, mengirim pasukan secara sembarangan tanpa memperhatikan jumlah dan posisi justru bisa berbalik merugikan. Dalam banyak situasi, mengatur waktu masuk pasukan jauh lebih penting daripada sekadar mengirim sebanyak mungkin troop.

March Command: Pursue dan Ambush Bukan Sekadar Hiasan

Selain pertempuran langsung, World Conquest menyediakan March Command yang sangat berpengaruh pada strategi combat, yaitu Pursue dan Ambush.

  • Pursue

Pursue memungkinkan kalian mengejar pasukan musuh yang sedang bergerak. Mode ini berlangsung selama tiga menit. Jika target tidak berhasil ditangkap dalam durasi tersebut, pasukan akan otomatis mundur. Pursue hanya bisa dilakukan jika musuh berada dalam jarak tertentu, dan pemain masih bisa mengendalikan pasukan selama pengejaran berlangsung.

Jika berhasil, battle akan terjadi di area kosong atau di garrison musuh. Pursue sangat efektif untuk menghabisi pasukan lawan yang mencoba kabur atau mengganggu wilayah kalian.

blog-image-tkwc_combat_guide_bluestacks_id_02

  • Ambush

Ambush memungkinkan pemain menyiapkan jebakan di area kosong atau perairan netral, termasuk wilayah alliance. Saat pasukan musuh melewati area tersebut, pertempuran ambush akan otomatis terpicu.

Ambush sangat cocok untuk pemain yang ingin bermain defensif atau memanfaatkan pergerakan musuh tanpa harus menyerang secara frontal. Jika ambush gagal, pasukan tetap akan melanjutkan perjalanan mereka, sehingga risikonya relatif lebih terkendali dibanding all-in attack.

Yellow Turban Remnants: Latihan Combat Sekaligus Farming

Yellow Turban Remnants menjadi salah satu konten combat paling penting di early hingga mid game. Pemain bisa menyerang menggunakan Pursuit atau Crusade. Pursuit memberikan EXP dan item, sementara Crusade hanya memberikan EXP tanpa resource.

Konten ini memiliki batas attempt harian dan membutuhkan stamina officer, sehingga pemain perlu mengatur jadwal farming dengan baik agar tidak kehabisan stamina di waktu yang kurang tepat.

blog-image-tkwc_combat_guide_bluestacks_id_03

Penutup: Menang Perang Bukan Soal Power Saja

Pertarungan di Three Kingdoms: World Conquest bukan sekadar soal angka power atau rarity officer. Pemahaman tentang Flank Attack, Search Phase, Pursue, dan Ambush akan sangat menentukan hasil pertempuran, terutama saat menghadapi musuh dengan kekuatan seimbang.

Dengan menguasai mekanik combat sejak awal, pemain bisa meminimalkan kerugian pasukan dan memenangkan pertempuran dengan lebih efisien. Untuk pengalaman bermain yang lebih nyaman terutama saat mengatur banyak pasukan dan command sekaligus Three Kingdoms: World Conquest juga sangat ideal dimainkan di PC menggunakan BlueStacks, berkat layar lebih besar dan kontrol yang lebih presisi.